Saturday, April 10, 2010

Proses

Satu selingan pada diskusi kita mengenai sistem operasi yaitu bahwa ada sebuah pertanyaan mengenai apa untuk menyebut semua aktivitas CPU. Sistem batch mengeksekusi jobs, sebagaimana suatu sistem time-shared telah menggunakan program pengguna, atau tugas-tugas/ pekerjaan-pekerjaan. Bahkan pada sistem tunggal, seperti Microsoft Windows dan Macintosh OS, seorang pengguna mampu untuk menjalankan beberapa program pada saat yang sama: sebuah Word Processor, Web Browser, dan paket e-mail. Bahkan jika pengguna dapat melakukan hanya satu program pada satu waktu, sistem operasi perlu untuk mendukung aktivitas program internalnya sendiri, seperti managemen memori. Dalam banyak hal, seluruh aktivitas ini adalah serupa, maka kita menyebut seluruh program itu proses-proses (processes).
Istilah job dan proses digunakan hampir dapat dipertukarkan pada tulisan ini. Walau kami pribadi lebih mneyukai istilah proses, banyak teori dan terminologi sistem-operasi dikembangkan selama suatu waktu ketika aktivitas utama sistem operasi adalah job processing. Akan menyesatkan untuk menghindari penggunaan istilah umum yang telah diterima bahwa memasukkn kata job (seperti penjadualan job) hanya karena proses memiliki job pengganti/ pendahulu.

Konsep Dasar dan Definisi Proses

Secara informal; proses adalah program dalam eksekusi. Suatu proses adalah lebih dari kode program, dimana kadang kala dikenal sebagai bagian tulisan. Proses juga termasuk aktivitas yang sedang terjadi, sebagaimana digambarkan oleh nilai pada program counter dan isi dari daftar prosesor/ processor's register. Suatu proses umumnya juga termasuk process stack, yang berisikan data temporer (seperti parameter metoda, address yang kembali, dan variabel lokal) dan sebuah data section, yang berisikan variabel global.
Kami tekankan bahwa program itu sendiri bukanlah sebuah proses; suatu program adalah satu entitas pasif; seperti isi dari sebuah berkas yang disimpan didalam disket, sebagaimana sebuah proses dalam suatu entitas aktif, dengan sebuah program counter yang mengkhususkan pada instruksi selanjutnya untuk dijalankan dan seperangkat sumber daya/ resource yang berkenaan dengannya.
Walau dua proses dapat dihubungkan dengan program yang sama, program tersebut dianggap dua urutan eksekusi yang berbeda. Sebagai contoh, beberapa pengguna dapat menjalankan copy yang berbeda pada mail program, atau pengguna yang sama dapat meminta banyak copy dari program editor. Tiap-tiap proses ini adakah proses yang berbeda dan walau bagian tulisan-text adalah sama, data section bervariasi. Juga adalah umum untuk memiliki proses yang menghasilkan banyak proses begitu ia bekerja. Kami mendiskusikan masalah tersebut pada bagian berjudul Hubungan Antara Proses.

Keadaan Proses

Sebagaimana proses bekerja, maka proses tersebut merubah state (keadaan statis/ asal). Status dari sebuah proses didefinisikan dalam bagian oleh aktivitas yang ada dari proses tersebut. Tiap proses mungkin adalah satu dari keadaan berikut ini:

  • New: Proses sedang dikerjakan/ dibuat.
  • Running: Instruksi sedang dikerjakan.
  • Waiting: Proses sedang menunggu sejumlah kejadian untuk terjadi (seperti sebuah penyelesaian I/O atau penerimaan sebuah tanda/ signal).
  • Ready: Proses sedang menunggu untuk ditugaskan pada sebuah prosesor.
  • Terminated: Proses telah selsesai melaksanakan tugasnya/ mengeksekusi.
Nama-nama tersebut adalah arbitrer/ berdasar opini, istilah tersebut bervariasi disepanjang sistem operasi. Keadaan yang mereka gambarkan ditemukan pada seluruh sistem. Namun, sistem operasi tertentu juga lebih baik menggambarkan keadaan/ status proses. Adalah penting untuk menyadari bahwa hanya satu proses dapat berjalan pada prosesor mana pun pada waktu kapan pun. Namun, banyak proses yang dapat ready atau waiting. Keadaan diagram yang berkaitan dangan keadaan tersebut dijelaskan pada Gambar 2-1.
Gambar 2-1. Keadaan Proses. Sumber: . . .

Process Control Block

Tiap proses digambarkan dalam sistem operasi oleh sebuah process control block (PCB) - juga disebut sebuah control block. Sebuah PCB ditunjukkan dalam Gambar 2-2. PCB berisikan banyak bagian dari informasi yang berhubungan dengan sebuah proses yang spesifik, termasuk ini:
  • Keadaan proses: Keadaan mungkin, new, ready, running, waiting, halted, dan juga banyak lagi.
  • Program counter: Counter mengindikasikan address dari perintah selanjutnya untuk dijalankan untuk proses ini.
  • CPU register: Register bervariasi dalam jumlah dan jenis, tergantung pada rancangan komputer. Register tersebut termasuk accumulator, index register, stack pointer, general-puposes register, ditambah code information pada kondisi apa pun. Besertaan dengan program counter, keadaan/ status informasi harus disimpan ketika gangguan terjadi, untuk memungkinkan proses tersebut berjalan/ bekerja dengan benar setelahnya (lihat Gambar 2-3).
  • Informasi managemen memori: Informasi ini dapat termasuk suatu informasi sebagai nilai dari dasar dan batas register, tabel page/ halaman, atau tabel segmen tergantung pada sistem memori yang digunakan oleh sistem operasi .
  • Informasi pencatatan: Informasi ini termasuk jumlah dari CPU dan waktu riil yang digunakan, batas waktu, jumlah akun, jumlah job atau proses, dan banyak lagi.
  • Informasi status I/O: Informasi termasuk daftar dari perangkat I/O yang di gunakan pada proses ini, suatu daftar open berkas dan banyak lagi.
  • PCB hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan/ gudang untuk informasi apa pun yang dapat bervariasi dari prose ke proses.
Gambar 2-2. Process Control Block. Sumber: . . .
 Gambar 2-3. CPU Register. Sumber: . . .


MICROKERNEL

Mikrokernel merupakan modul inti yang meyediakan beragam mekanisme yang dibutuhkan untuk mengembangkan sebuah sistem operasi, seperti halnya manajemen pengalamatan ruang tingkat rendah, manajemen thread, dan komunikasi antar proses. Dalam implementasinya mikrokernel merupakan satu-satunya perangkat lunak yang berjalan dengan tingkat kewenangan tertinggi (umumnya disebut sebagai modus supervisor atau modus kernel) dari serangkaian level kewenangan yang tersedia pada perangkat kerasnya. Layanan yang disediakan oleh sebuah sistem operasi beberapa diantaranya adalah device driver, protokol jaringan, sistem berkas, dan kode antarmuka pengguna yang berada dalam ruang pengguna.
Karena sebuah mikrokernal harus dapat meletakkan layanan-layanan sistem operasi pada level teratas, fungsionalitas yang harus dimiliki oleh mikrokernel setidaknya melingkupi:
  • Mekanisme pengaturan pengalamatan ruang, — dibutuhkan untuk mengatur proteksi ingatan.
  • Mekanisme eksekusi secara abstrak untuk mengatur alokasi CPU — biasanya adalah thread atau pengaktifan penjadual; dan
  • Komunikasi antarproses — dibutuhkan untuk menyediakan mekanisme pemanggilan peladen yang berjalan pada alamat ruang spesifik.
Hal terpenting yang harus dimiliki oleh sebuah mikrokernel adalah keberadaan mekanisme Komunikasi antarproses yang handal, dan disain pengatur ingatan virtual yang memungkinkan manajemen ingatan dan melakukan pertukaran alamat (swapping) secara dengan aman. Selanjutnya, karena pada akhirnya semua layanan sistem operasi dipanggil oleh program yang berjalan pada modus user membuat tingkat efisiensi mekanisme komunikasi antar program yang terdapat pada sebuah mikrokernel menjadi sangat penting.
Penjelasan tentang macam KERNEL :
Beberapa sistem operasi yang menggunakan microkernel:
  • IBM AIX, sebuah versi UNIX dari IBM
  • Amoeba, sebuah kernel yang dikembangkan untuk tujuan edukasi
  • Kernel Mach, yang digunakan di dalam sistem operasi GNU/Hurd, NexTSTEP, OPENSTEP, dan Mac OS/X
  • Minix, kernel yang dikembangkan oleh Andrew Tanenbaum untuk tujuan edukasi
  • Symbian OS, sebuah sistem operasi yang populer digunakan pada hand phone, handheld device, embedded device, dan PDA Phone.

Saturday, March 27, 2010

Tugas Pertemuan 3 ( 2 )

Alasan pembuatan & penghentian suatu proses

Alasan Pembuatan : tanpa adanya proses sebuah sistem operasi tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya,karena tugas dari so adalah mengatur eksekusi,dimana sebuah eksekusi itu berjalan karena adanya manajemen proses.definisi dari proses itu sendiri adalah unit aktifitas yang dicirikan oleh eksekusi serangkaian instruksi, current state (status terkini) & himpunan instruksi sistem terkait (associated).

Alasan penghentian suatu proses : masih banyak aplikasi yang membutuhkan sumber daya sehingga Processor di-switch antar banyak aplikasi sehingga perangkat I/O dapat digunakan secara efisien dan juga menghindari komputer mengambang ( hang ).

Ø Jelaskan tentang model proses lima status beserta kemungkinan transisinya!

Model proses lima status adalah model alur proses kerja dengan menggunakan lima pos atau lima pengaturan jalan proses sehingga alur dan penjadwalan proses dapat terkontrol.



* proses baru akan masuk lewat pos New
* kemudian masuk pada pos Ready untuk antri giliran panggilan proses oleh Dispatch
* setelah dipanggil Dispatch akan diproses pasa pos Running
* bila waktu giliran habis namun proses belum selesai maka proses akan menuju pos Blocked untuk menunggu giliran masuk pos Ready untuk menyelesaikan sisa proses
* bila proses selesai sebelum waktu giliran habis maka proses akan keluar melalui pos exit dan akan diganti proses berikutnya

Jelaskan tentang model proses dua status suspended beserta kemungkinan transisinya!

Model proses pada status dua suspended merupakan model proses yang mengakibatkan processor lebih cepat daripada I/O sehingga semua proses dapat menunggu I/O.Swap proses sedemikian ke disk untuk membebaskan lebih banyak memory & menugaskan processor pada lebih banyak proses.Dimana Status Blocked berubah menjadi Suspend ketika proses dialihkan ke disk.

kemungkinan transisinya:

· Swapping : SO harus membebaskan cukup main memory agar suatu proses siap eksekusi.

· Request User Interaktif: Misalnya, debugging atau berhubungan dengan

pemanfaatan sumber daya.

· Timing :Proses dapat dieksekusi secara periodik (misal, sistem monitoring sistem atau accounting) & boleh di-suspend selama menunggu waktu berikutnya.

· Request Proses Induk Proses induk berkeinginan men-suspend eksekusi dari suatu turunan untuk menguji atau mengubah proses turunan tersebut atau mengkoordinasikan aktifitas dari berbagai keturunannya.



Jelaskan elemen-elemen dari Process Control Block (PCB)!

Proses Suatu unit aktifitas yang dicirikan oleh eksekusi serangkaian instruksi, current state (status terkini) & himpunan instruksi sistem terkait (associated).

Suatu proses tersusun dari:

– Kode program (mungkin di-share)

– Sekumpulan data

– Sejumlah atribut yang mendeskripsikan status dari proses tersebut.

Selama proses berjalan, Process Control Block (PCB) mempunyai sejumlah elemen, mencakup

– Identifier

– State

– Priority

– Program counter

– Memory pointers

– Context data

– I/O status information

– Accounting information



Gambar-element pada PCB

Process Control Block (PCB) Berisi elemen-elemen proses yang dibuat dan dikelola oleh sistem operasi yang memberikan dukungan bagi banyak proses.

Tugas Pertemuan 3 (1)

* Pelajari sistem operasi Linux dan Windows (studi literatur)

* Deskripsikan proses pada kedua SO tersebut

* Bagaimana proses pembuatan & penghentian proses? (termasuk switching-nya)

Proses pada windows dan linux

Proses merupakan konsep pokok pada sistem operasi, karena salah satu tugas utama sistem operasi adalah bagaimana mengatur proses – proses yang berjalan di sistem. Sebenarnya apakah Proses itu?

Berikut beberapa definisi proses pada sistem operasi adalah :

1. Program yang sedang dalam keadaan dieksekusi.

2. Unit kerja terkecil yang secara individu memiliki sumber daya dan dijadwalkan oleh system operasi.

Sistem operasi mengolah seluruh proses yang ada di sistem dan bertugas mengalokasikan sumber daya sumber daya ke proses yang membutuhkan sesuai dengan kebijaksanaan tertentu. Sumber daya yang dibutuhkan proses diantaranya CPU, memori, file serta I/O device.

Keadaan Proses

Proses – proses yang dikelola oleh sistem operasi akan melalui serangkaian keadaan yang merupakan bagian dari aktivitasnya. Keadaan proses ini disebut sebagai status proses yang terdiri dari:

Status New yaitu status dimana proses sedang dibuat.

Status Ready yaitu status dimana proses siap dieksekusi tetapi CPU mengerjakan proses lain.

Status Waiting yaitu status dimana proses sedang menunggu suatu kejadian menunggu operasi I/O selesai, menunggu signal dari proses lain, tersedianya

Status Running yaitu status dimana proses dieksekusi. Pada status ini instruksi – instruksi pada proses.

Status Terminated yaitu status dimana proses diakhiri. Kelima status proses tersebut dapat digambarkan pada diagram berikut:



Sebuah proses menjadi Waiting karena proses tersebut menunggu suatu kejadian tertentu seperti selesainya operasi I/O, misalnya perekaman data ke disk karena pada saat perekaman dilakukan proses sedang tidak menggunakan CPU maka scheduler segera mengalokasikan CPU ke proses lain yang telah Ready. Apabila kejadian yang ditunggu telah selesai maka proses dipindahkan kembali ke antrian Ready dan siap dijadwalkan.

- Sebuah proses dari keadaan Running dapat menjadi Ready kembali karena diinterupsi oleh proses lain. Interupsi dapat disebabkan karena jatah waktu yang diberikan CPU ke proses tersebut telah habis sementara proses masih memerlukan sejumlah waktu untuk selesai. Jatah waktu yang diberikan sering disebut sebagai quantum time (time slice) yang dapat berkisar antara 1 hingga 100 milidetik. Interupsi suatu proses terkait erat dengan strategi penjadwalan proses yang digunakan sistem operasi yaitu strategi preemptive dimana suatu proses dapat saja disela oleh proses lain pada saat Running.

- Sebuah proses menjadi Terminated disebabkan oleh beberapa hal diantaranya:

1. Proses memang sudah sele sai mengerjakan tugasnya, sehingga diakhiri secara normal

2. Melewati batas waktu yang telah diberikan.New Ready Running Terminated Waiting

3. Terjadi kesalahan perhitungan misalnya mengerjakan instruksi pembagian dengan nol (division by zero) , atau menyimpan angka yang lebih besar daripada yang dapat diakomodasi oleh perangkat keras.

4. Terjadi kegagalan I/O seperti kegagalan pembacaan dan penulisan file.

5. Proses induknya berakhir, pada kasus ini suatu proses dibuat oleh proses lain, proses pembuat disebut sebagai parent, sedangkan proses yang dibuat disebut sebagai child . Sistem dirancang untuk mengakhiri secara otomatis proses – proses childnya bila proses parent berakhir.

6. Proses child diakhiri atas permintaan proses parentnya. Pada kasus ini parent mengirim signal tertentu untuk mengakhiri childnya misalnya mengirim signal SIGQUIT, SIGKILL atau SIGTERM.

Proses pembuatan & penghentian proses? (termasuk switching-nya) pada so Windows

Pembuatan Proses:

– Memberikan suatu pengenal proses unik

– Mengalokasikan ruang bagi proses tersebut

– Menginisialisasi process control block

– Men-setup linkage yang tepat

– Membuat dan meng-expand struktur data lain

Proses Switching :

process switching muncul terkait adanya Event yang memicu terjadinya process switch yang mebedakan antara swithing modus dan proses sehingga apa saja yang harus dilakukan SO terhadap berbagai struktur data di bawah kontrolnya untuk mencapai suatu process switch.

Suatu process switch dapat terjadi kapapun SO memperoleh kontrol dari proses yang sedang (currently) berjalan. Event yang mungkin memberikan SO kontrol adalah

Langkah-langkah dalam process switch:

1. Simpan context dari processor termasuk program counter (PC) & register lain

2. Update process control block (PCB) dari proses yang saat terkini dalam status Running

3. Pindahkan PCB ke antrian yang tepat ready; blocked; ready/suspend

4. Pilih proses lain untuk dieksekusi

5. Update PCB dari proses terpilih

6. Update struktur data memory management

7. Restore (kembalikan) context dari proses terpilih

Proses pembuatan & penghentian proses? (termasuk switching-nya) pada so Linux

Proses dalam Linux merupakan sekumpulan struktur data yang menyediakan SO dengan semua informasi yang diperlukan untuk mengelola & mendispatch proses.Pembuatan proses dilakukan oleh system call kernel bernama fork( ).

Ini menyebabkan SO, dalam modus kernel, untuk:

1. Mengalokasi suatu slot dalam tabel proses untuk proses baru tersebut.

2. Memberikan suatu process-ID unik untuk proses anak.

3. Menyalin process image dari proses induk,dengan pengecualian suatu shared memory.

4. Naikkan counter terhadap file yang dimiliki oleh induk (parent) untuk mencerminkan bahwa suatu proses tambahan sekarang juga memiliki file-file tersebut.

5. Lewatkan proses anak dari status Ready ke Run.

6. Kembalikan nomor ID dari anak ke proses induk, dan nilai 0 ke proses anak.

Setelah membuat proses, Kernel dapat melakukan salah satu berikut, sebagai bagian dari rutin dispatcher:

– Tetap pada proses induk.

– Mentransfer kontrol ke proses anak

– Mentransfer kontrol ke proses yang lain

Proses Switching :

process switching muncul terkait adanya Event yang memicu terjadinya process switch yang membedakan antara swithing modus dan proses sehingga apa saja yang harus dilakukan SO terhadap berbagai struktur data di bawah kontrolnya untuk mencapai suatu process switch.


Gunakan Shell Linux, jelaskan fungsi & cara menggunakan perintah (plus contoh):

-Top

Perintah top digunakan untuk menampilkan proses pada CPU.Perintah ini untuk menampilkan proses yang sedang berjalan secara realtime (kontinue) dan bisa digunakan untuk menampilkan proses dan penggunaan resource yang paling aktif. Contohnya :



- Grep

Perintah grep digunakan untuk menyaring masukanya dan menampilkan baris-baris yang hanya mengandung pola yang Anda tentukan. Pola ini disebut reguler expression dan Perintah grep digunakan untuk menampilkan string yang sesuai dengan input yang berasal dari perintah lainnya.Contoh :



- cat

Perintah cat digunakan untuk menampilkan isi berkas.cat juga dapat digunakan untuk menulis isi sebuah file teks Contoh :

Saturday, June 13, 2009

Faktor Kecepatan, Transfer Rate & Konfigurasi IC pada RAM

Cara Menghitung Transfer Rate RAM dalam satuan Nanosecon

Kita dapat menghitung waktu transfer data sebuah RAM dalam satuan nanosecon (sepermiliar detik), atau waktu yang dibutuhkan oleh sebuah RAM untuk mengirimkan satu bit data kepada Processor.


Rumus yang digunakan adalah : 

  • Satuan 400 MHz dikonversikan kedalam Hertz, menjadi 400.000.000 Hertz. Ingat bahwa 1 MHz = 1.000.000 Hertz. Jadi 400 MHz bisa diartikan sebagai : 1/400.000.000 detik.
  • Satuan 1 detik dikonversikan kedalam nansecon, menjadi 1.000.000.000 nanosecon. Ingat bahwa 1 detik = 1 miliar nanosecon.
  • Kalikan bilangan 1/400.000.000 x 1.000.000.000 = 2.5 nanosecon.
  • Jadi DDR PC3200 itu memiliki transfer rate time sebesar = 2.5 ns.

 

Tabel perbandingan antara Bus (MHz) dan Waktu transfer RAM dalam satuan nanosecon (sepermiliar detik)

Tipe RAM

Bus (MHz)

Bus (Hertz)

Konstanta (nanosecon)*

Waktu transfer (nanosecon)

SDRAM PC133

133 MHz

133000000

1000000000

7.52

DDR PC266

266 MHz

266000000

1000000000

3.76

DDR PC333

333 MHz

333000000

1000000000

3.00

DDR PC400

400 MHz

400000000

1000000000

2.50

DDR2 PC533

533 MHz

533000000

1000000000

1.88

DDR2 PC667

667 MHz

667000000

1000000000

1.50

DDR2 PC800

800 MHz

800000000

1000000000

1.25

 

Cara Menghitung Transfer Rate (Bandwidth) RAM dan konfigurasi Dual Channel 

Kita dapat menghitung transfer rate (bandwidth) riil dari sebuah RAM. Transfer rate merupakan kapasitas data yang dapat dikirimkan sebuah RAM ke processor dalam satuan Megabytes/secon (MB/s). 

 

Rumus yang digunakan adalah :

  • Contoh sebuah DDR2 PC533, berarti memiliki bus sebesar 533 MHz.
  • Lebar data (width) sebuah RAM adalah 64-bit, atau dikonversikan kedalam satuan byte sama dengan 8 byte. [* 1 byte = 8 bit]
  • Transfer Rate = Bus (MHz) x Lebar Data (Byte)
  • Transfer Rate = 533 MHz x 8 Byte = 4.264 MB/s. Itu artinya transfer rate RAM DDR2 PC533 adalah sebesar 4.264 MB/s.
  • Itulah alasannya kenapa RAM DDR2 PC533 kadang ditulis sebagai DDR2 PC4200 (kebulatan dari transfer rate 4.264 MB/s).
  • Pada sistem komputer sekarang, sebuah RAM harus di-intalasi dalam konfigurasi Dual Channel, artinya dipasang langsung dua keping (sepasang) dengan tujuan transfer rate dapat digandakan dan memenuhi kebutuhan bandwidth processor.
  • Dengan konfigurasi Dual Channel maka transfer rate 4.264 MB/s dikalikan dua, dan menghasilkan 8.528 MB/s. Transfer rate sebesar ini dapat memenuhi kebutuhan Processor Intel Core 2 Duo, Core 2 Quad dan Core 2 Extreme yang memiliki FSB 1.066.
  • Perhitungan Bandwidth processor sama dengan rumus diatas, yaitu = FSB (MHz) x Lebar Data (8 byte). Itu artinya, Core 2 Duo FSB 1.066MHz x 8 Byte = 8.258 MB/s. Dan RAM yang dapat memenuhi kebutuhan data ini adalah DDR2 PC533 dalam konfigurasi Dual Channel.

 

Tabel perbandingan antara Bus (MHz) dan Transfer Rate (MB/s)

Tipe RAM

Bus (MHz)

Transfer Rate (Bandwidth)

Penamaan RAM

Dual Channel

SDRAM PC133

133 MHz

1.064 MB

SDRAM PC133

N/A

DDR PC266

266 MHz

2.128 MB

DDR PC2100*

4.256 MB

DDR PC333

333 MHz

2.664 MB

DDR PC2700*

5.328 MB

DDR PC400

400 MHz

3.200 MB

DDR/DDR2 PC3200

6.400 MB

DDR2 PC533

533 MHz

4.264 MB

DDR2 PC4200*

8.528 MB

DDR2 PC667

667 MHz

5.336 MB

DDR2 PC5300*

10.672 MB

DDR2 PC800

800 MHz

6.400 MB

DDR2 PC6400

12.800 MB

 

Tabel Kebutuhan Processor dan RAM yang cocok

Processor Intel

FSB

Transfer Rate (Bandwidth)

Tipe RAM yang cocok

Pentium 4

400 MHz

3.200 MB

RDRAM PC800 Dual Channel

Celeron D 3xx

533 MHz

4.264 MB

DDR PC2100 Dual Channel

Pentium 4

Celeron 4xx

800 MHz

6.400 MB

DDR/DDR2 PC3200 Dual Channel

Pentium 4 6xx

Pentium D 9xx

Pentium Dual Core E21xx

Core 2 Duo E4xxx

Core 2 Duo E6xxx

1.066 MHz

8.528 MB

DDR PC4200 Dual Channel

Core 2 Quad Q6xxx

Core 2 Extreme X6xxx

Core 2 Duo E6xxx

1.333 MHz

10.664 MB

DDR PC5300 Dual Channel

Core 2 Extreme Quad-Core QX6xxx

 

Bagaimana Cara Membaca Konfigurasi IC RAM ? 

Kadang vendor IC menuliskan kode konfigurasi seperti ini: 4Mx16, 8Mx8, 16Mx4, 16Mx8, 32Mx8 dan 64x8. Perkalian adalah kode per-IC yang digunakan pada RAM, yang menunjukkan kapasitas dalam satuan Megabit (bukan Megabyte), Width (lebar data) dan Kapasitas Total IC tersebut. 


Lihat contoh dibawah :

16Mx8 ->

  • 16M = kapasitas per-lokasi bit, yaitu 16 Megabit.
  • 8 = lebar data, yaitu 8 bit.
  • 16Mx8 = kapasitas IC secara keseluruhan, yaitu 128 Megabit (Mb).
  • 128 Megabit dikonversikan menjadi Megabye dengan membagi 128 Megabit / 8 = 16 Megabyte (MB).

 

Satuan kapasitas RAM harus dalam Byte, maka satuan bit harus dikonversikan dahulu dengan rumus 1 byte = 8 bit. [MB = Megabyte, Mb = Megabit). 

 

Jadi kesimpulannya IC dengan kode 16Mx8 memiliki kapasitas per-IC sebesar 16 MB. Untuk menghitung kapasitas Modul RAM per-keping, maka tinggal menghitung jumlah IC yang akan digunakan, misalnya 4, 8 atau 16 pcs IC tersebut. Perlu diingat bahwa jumlah minimal IC pada modul adalah 4 pcs, dan paling tinggi 16 pcs IC. Pada RAM tipe ECC dan ECC Registered, jumlah IC bisa ganjil seperti 9 pcs dan 18 pcs. 

Konfigurasi awal

Jumlah IC yang digunakan

Kapasitas RAM sesungguhnya

(16Mx8) x 4

16MB x 4

64 MB

(16Mx8) x 8

16MB x 8

128 MB

(16Mx8) x 16

16MB x 16

256 MB

 

Blogged with the Flock Browser

CASE EN dan POWER SUPPLY untuk Gamer seperti apakah itu ?

Sering kali ketika ingin membeli 1 ( satu )  buah PC kita memilih bagian case en menjadi option yang paling terakhir. itupun yang kita perhatikan hanya tampilan depannya saja padahal itu bisa berakibat fatal. Untuk memilih case en harusnya yang di perhatikan adalah tingkat air flownya ( arus udara ) dimana case en yang baik dapat memaksimumkan masuknya udara dari luar dan meminimumkan udara yang keluar. Hal itu harus terjadi agar motherboard chipset dan processor serta komponen yang di dalamnya tidak dapat mengalami gejala over heat ( terlalu panas ) apabila itu terjadi maka umur dari kemampuan dan performa isi dari case en itu akan berkurang secara bertahap. namun di antara itu semua Power Supply merupakan inti dari seluruh pendayaan komputer adalah unsur terpenting. Power Supply merupakan hal paling dasar dalam membuat 1 personal komputer ibaratnya jikalau membangun rumah maka ini adalah pondasinya . Jangan mengabaikan kegunaan power supply dengan hanya melihat stiker di bagian power supply itu sendiri sdh menjadi rahasia umum bahwa power supply di market ada yang murni 450 wt ( pure ) atau pun yang tidak sama sekali.  Power Supply itu sangat vital dalam pengunaanya oleh karena itu perhatikan betul case en yang anda beli berikut ini adalah contoh pemakaian power supply

 

GPU Power Consumption*

Manufacturer

Idle

Load

NVIDIA GeForce 9600 GT

49W

107W

NVIDIA GeForce 8800 GT

64W

115W

NVIDIA GeForce 9800 GTX

79W

116W

NVIDIA GeForce 9800 GX2

90W

179W

NVIDIA GeForce 8800 Ultra

100W

186W

ATI Radeon HD 3650

17W

32W

ATI Radeon HD 3850

53W

82W

ATI Radeon HD 3870

62W

92W

ATI Radeon HD 2900 XT

67W

104W

ATI Radeon HD 3870X2

55W

130W

* Actual power consumption for the graphics cards only. Results taken at idle on the Windows desktop and under full load running the Fur benchmark.

 

CPU Power Consumption**

Manufacturer

Idle (EIST or CnQ Enabled)

Idle

Load

Intel Core 2 Duo E4500

14W

17W

36W

Intel Core 2 Duo E8500

18W

22W

43W

Intel Core 2 Quad Q9550

19W

23W

60W

Intel Core 2 Extreme QX6850

29W

32W

103W

Intel Core 2 Extreme QX9770

26W

56W

86W

AMD Athlon 64 X2 5000+

33W

47W

89W

AMD Athlon 64 X2 6000+

25W

74W

160W

AMD Phenom X3 8750

50W

67W

86W

AMD Phenom X4 9600 BE

29W

36W

101W

AMD Phenom X4 9850 BE

38W

53W

126W

** Actual power consumption for just the processor. Results taken at idle on the Windows desktop with either EIST/C&Q enabled or disabled, and full load generated using BOINC. 

 

 

 

 

 

 

 




Chipset/Motherboard Power Consumption***

Platform and Chipset

Load

Intel P35 (775)

37W

Intel P965 (775)

39W

Intel X38 (775)

52W

Intel X48 (775)

40W

NVIDIA 680i (775)

46W

NVIDIA 790i (775)

51W

NVIDIA 750i (775)

59W

NVIDIA 780i (775)

69W

NVIDIA 8200 (775)

29W

AMD 690G (AM2)

34W

AMD X3200 (AM2)

35W

AMD 770 (AM2)

40W

NVIDIA 570 (AM2)

40W

AMD 790FX (AM2)

42W

AMD 790X (AM2)

43W

*** Actual power consumption for the motherboard and chipset. Idle and load power do not differ by any significant amount. www.anandtech.com

  ***keterangan idle adalah dalam kapasitas stand by, load dalam kapasitas melakukan beban pekerjaan.

 

bila di perhatikan maka akan terlihat betapa beratnya sang power supply menjalankan tugasnya . Tabel diatas juga mewakili bahwasannya ketika dalam posisi kita bermain game maka yang terjadi adalah contoh AA2D 790X + processor  Phenom X3 8750 + Vga ATI radeon  3850 dalam posisi load maka = 43 wt + 86 wt + 82 wt =  211 wt . Bayangkan saja belum termasuk hard disk dan memory dan listrik di rumah yang tidak stabil. Jadi saran ksaya adalah beli ah case en jangan terpengaruh harganya namun jaminan power supply tersebut cukup standar untuk di pakai untuk gamer.

 

Blogged with the Flock Browser